Pulau Tidung: Destinasi Wisata Alam, Sejarah, Dan Pendidikan

Home / pulau seribu / Pulau Tidung: Destinasi Wisata Alam, Sejarah, Dan Pendidikan

Tak hanya untuk wisatawan dalam negeri, Pulau Tidung Kecamatan Kepulauan Seribu, DKI Jakarta juga mempunyai daya tarik yang unik bagi turis asing. Salah satu alasannya karena hanya dengan mendatangi satu lokasi pengunjung dapat menikmati tiga atraksi wisata, yaitu alam, sejarah, dan edukasi. Anda bisa  liburan secara mandiri alias backpacker-an atau menggunakan jasa tour organizer.

wisata pulau tidung

Pulau Tidung menyediakan wisata lengkap

Pulau ini luasnya sekitar 52 hektar dan merupakan pulau yang paling besar di antara gugusan pulau di kawasan Kepulauan Seribu. Terletak di sebelah utara daratan Jakarta atau pada arah barat daya deretan pulau lainnya, di pulau wisata Tidung ini tinggal sekitar 5000 jiwa penduduk.

Liburan pulau tidung

Pulau wisata ini terbagi menjadi dua yaitu Tidung Besar dan Tidung Kecil yang dihubungkan dengan jembatan sepanjang 700 meter. Jembatan tersebut oleh penduduk setempat  dinamakan Jembatan Cinta karena ada mitos yang berhubungan dengan asmara di sana. Jembatan ini kerap dijadikan latar berfoto dan selfie karena menjadi salah satu icon wisata Tidung yang  paling populer.

Popularitas Pulau Tidung sebagai obyek wisata alam pantai semakin meningkat sejak tahun 2010 karena publikasi via media social oleh para wisatawan yang mengabadikan kunjungannya di sana. Sejak saat itulah pulau ini kian diminati sebagai obyek wisata bahari selain Pulau Pari dan Pulau Pramuka.

Pada musim liburan dan akhir pekan kunjungan ke pulau semakin meningkat bahkan hingga mencapai 750 ribuan pelancong setiap tahunnya. Magnet utama destinasi wisata ini tentu saja karena pemandangan alam pantainya yang luar biasa. Pasirnya berwarna putih dan lembut mengingatkan kita akan pantai-pantai populer di Pulau Bali.

Kondisi perairannya pun cukup tenang, berwarna biru kehijauan dengan permukaan berkilauan tertimpa pancaran sinar matahari. Di dekat Pantai Saung Perawan terdapat hutan mangrove yang rimbun sebagai pelindung pantai dari ancaman abrasi karena gelombang laut.

Jangan lewatkan untuk menikmati pemandangan bawah laut pulau wisata ini yang tak kalah menakjubkan. Pulau ini memang memiliki beberapa spot snorkeling yang luar biasa dimana Anda bisa merasakan pengalaman liburan yang seru bercengkrama dengan ikan warna-warni dan menyaksikan beraneka jenis terumbu karang. baca Obyek wisata di pulau tidung

Wisata sejarah di Pulau Tidung

Di sini pengunjung dapat sekaligus menelusuri jejak sejarah dengan mengunjungi makam Raja Pandita, bangsawan dari Kerajaan Tidung, Kuala Malinau, Kalimantan Timur. Raja Pandita konon membuat penjajah kerepotan hingga beliau diasingkan ke pulau terpencil, yaitu pulau wisata Tidung ini. Sebagai kenangan atas kampung halamannya ia pun menamakan tempat pengasingannya tersebut sebagai Tidung.

Pada tahun 2011, pemakaman Raja Pandita ini dipindahkan ke kompleks pemakaman dari lokasi peristirahatan terakhirnya yang sebelumnya berada di ujung barat pulau. Peristiwa pemindahan makam tersebut dihadiri oleh keturunan sang Raja, pemerintah Kuala Malinau dan Pulau Tidung Kepulauan Seribu.

Snorkling pulau tidung

Seperti yang sudah disinggung, di pulau ini juga terdapat hutan bakau atau mangrove yang berguna untuk menjaga kelestarian alam sekitar. Ada beberapa titik yang memang sengaja difungsikan sebagai wilayah konservasi untuk menjaga alam. Bila Anda beruntung mungkin Anda bisa turut serta pada aksi penanaman bibit bakau oleh pengelola atau komunitas pecinta alam.

water sport pulau tidung

Pengalaman tersebut tentu dapat menjadi wisata bernuansa edukasi untuk meningkatkan kesadaran kita akan kelestarian alam. Pada bagian akar tanaman bakau yang rimbun dapat menjadi rumah bagi ikan-ikan sehingga jumlah ikan di lautan akan tetap terpelihara.

Sumber : pulau-tidung.com